– Nyanyian Keteguhan Hati -bag.2

Akhirnya orang yang ditunggu Mita datang juga. Hati Mita bahagia, tiba-tiba sebuah botol aqua kosong menimpa kepala Mita…
Plok… “Duh,..”Kata Mita, rupanya aldy yang menimpa kepalanya dengan sesuatu…pria yang baru beberapa hari ini membuat dia kangen.

“Dasar,,,lagi buka apa, ayo… facebook kan ya,, alah,,, dasar,,, chatting lagi,chatting lagi….gimana bisa berkembang…” gaya aldy yang sok dewasa, dan langsung merampas mouse dan langsung melogout facebook Mita dan mengganti dengan ID nya aldy@gmail.com , aldy yang super nuarsis banget….

Emank diakui Mita, aldy mempunyai wajah yang bisa dikatakan lumayanlah dan body nya juga atletis seperti pemain basket. Tapi dia pasti memanggil aldy dengan sebutan uelek, biar anak itu ga narsis amat. Bahkan di phonebook, nama aldy digganti dengan “Siburuk Rupa” hahaha, tapi kalo di phonebook aldy tulisannya Mita maniez (abisnya Mita sendiri yang merubahnya), dan aldy diancam ga boleh nukar namanya, kalo gak.. mita ga akan ngomong ma aldy, dan aldy nurut aja karena bisa gawat nih kalo ga ngomong,proker-proker bisa ga berjalan dengan baik nih pikirnya, makanya dia nurut aja.

“Eh… bilangin Mita facebook an eh ternyata dia sendiri” Omel Mita, aldy tidak memperdulikan omelan Mita, maklum sudah terbiasa dengan omelan Mita yang ga jelas. Aldy langsung membuka new tab dan langsung mengetik OnePiece, wah.. ini nih penyakit si aldy, Onepiece hollic, mita hanya geleng-geleng kepala melihat sahabatnya itu.

“Elek, mita kekamar mandi dulu ya titip laptop, perut mita mules nih”
“Ya gpp, lama-lama juga ga pa pa, ga balik juga ga pa pa, ntar laptopnya tak ambil, huakakka” tawa aldy yang super gede
“Uh dasar….awas ya!!” Mita langsung gantian melempar botol minuman ke tubuh aldy dan segera berlari ke kamar mandi yang sebelumnya itu dia sudah mengambil sabum cair yang kemana-mana selalu dia bawa.
“Au…Mita,, awas ya…. Eh roti mu, tak abisin ya?” aldy langsung melahap roti yang masih ada di meja dan menghabiskan susu yang ada di meja. Aldy emang begitu, ga peduli bekas sapa aja dia pasti melahap makanan atau minuman tersebut.

Satu jam kemudian…
Mita keluar dari kamar mandi..”aldy, ganti po’o roti mita ayo……..” mita memberhentikan omongannya, karena ternyata aldy udah ga disana, dan orang lain yang memakai laptopnya. “Udah lama disini, Sa?” tanya Mita
“Eh Mit, nggak 5 menit kok.” Jawab nisa, “aldy mana nis?”
“aldy tadi pergi, dia nitip laptop ini, katanya kamu lagi dikamar mandi dan bentar lagi keluar, nih laptop mu”
“aneh,,, dasar wong aneh, pergi ga pamit padahal kan ada masalah penting. Ya udah deh, makasih ya Sa.” Mita langsung mengambil laptopnya dan mengecek emailnya, dan pengen melanjutkan tulisan yang dia ketik. Mita sering membuat tulisan, tulisan yang apa ada dipikiranya, tentang hatinya, tentang kesetidak imbangan tentang pergerakan mahasiswa, ketidak adilan bahkan tentang gejolak yang ada dihatinya. Tulisan yang sekrang dibuatnya termasuk gejolak hatinya terhadap aldi, tapi betapa terkejutnya ketika dia melihat sebuah tulisan yang berada dibawah tepat setelah tulisan yang diketiknya sebelum meninggalkan laptopnya.

Untuk Mita….assalamu’alaikum ukh, aldi udah membaca semua yang tulisan ini, maaf aldy udah sangat lancang sekali membaca tulisan yang seharusnya itu merupakan amniah, tapi tulisan itu langsung terbuka ketika aldy pengen mengetik laporan pertanggung jawaban di Ms.word. Aldi penasaran dan membacanya, dan astagfirullah… aldy merasa terkejut membaca semua tulisan yang ada. Afwan jika sikap aldy membuat hati mita merasa sesak tidak karu-karuan. Mungkin tidak seharusnya perasaan itu, karena sesungguhnya semua itu hanya milik Allah, cinta itu hanya untuk Allah. Mungkin sebaiknya lebih baik kita tidak berkomunikasi lagi, tapi bila emang diperlukan dan penting baru kita bicara dan itu pun harus ada orang lain tidak kita berdua saja…. lagi pula ini tidak selamanya ukh, karena kepengurusan kita sebentar lagi berakhir, berarti intensitas kita betemu semakin jarang, dan kita bentar lagi akan TA,berarti kita mempunyai kesibukan masing. Itu saja, afwan wa syukron. Wassalam hamba allah yang sedang mencari jati diri.

Astaghfirullah…. Mita menangis, hal yang bodoh yang dilakukannya dia tidak menyimpan tulisan-tulisan nya dengan baik. Mita sadar hal ini salah, tapi mita sudah berusaha sekuat tenaga mengendalikan dan hanya lewat tulisan lah mita mengungkapkan semua itu. Nisa yang tidak jauh dari sana kebingungan melihat mita, dan segera menghampirinya. “Mit, ada apa? Kamu baik-baik saja kan…” tanya nisa

“Gak pa pa kok nis, aku pulang dulu” Mita segera membereskan semua peralatannya dan memasukkan semuanya… dia tidak sanggup hal seperti ini, dia tidak sanggup melihat wajah aldi, sikap aldy. Ya allah.,, bantu hamba Mu ini… batin Mita.

Keesokan harinya, benar apa yang dipikarkan Mita, aldy menjauh darinya, tidak berbicara sedikitpun, ketika berpapasan pun aldy segera menundukkan wajah atau pura-pura tidak melihatnya, bahkan yang membuat sedih mita,aldy mengganti nomor handphone nya, dan tidak ada satupun yang mengetahui nya..,,,,,,, sikap itu terjadi sampai mereka lulus dari bangku perkuliahan………dan itu membuat Mita sadar akan semua hal nya, dan meninggalkan sbuah goresan hati……

“Umi,,, umi,, umi,,,, dinda mau matan pelut dinda lapal” seorang anak kecil berusia kurang lebih 2 setengah tahun dan berbicara pelat yang membuat orang melihatnya gemes, Dinda menarik baju gamis mita.. yang membuat mita sadar akan memory nya dulu
“Eh,,, maafkan umi sayang, dinda laper ya.. bentar ya, sini umi gendong kita kebelakang” mita menggendong dinda.
“Din, ayah mana?” tanya mita ke dinda, dan langsund dinda menunjuk ayahnya yang sibu menyiram tanaman di luar. Mita melihat kearah sosok pria tersebut dan tersenyum, dan pria tersebut pun membalas dengan senyum penuh cinta dan kasih sayang.
“Mas aldy, udah makan.. ayo makan bareng dinda”
“Iya ayah,,, nemenin dinda…..matan”

Pria tersebut mengangguk, mematikan keran air dan menuju ke istri terscintanya. Pria tersbut yang membuat hati Mita dulu menjadi tidak karu-karuan, hati mita yang tersiksa karena sikap yang berubah drastis. Dengan segala kesabaran, dan tawakal, mereka menyerahkan semuanya kepada yang di Atas. Ternyata aldy punya perasaan yang sama, sehingga dia pun melamar mita menjadi wanita yang halal baginya, karena dulu aldy juga merasa tersiksa. Tapi dia sadar, dia harus menjauh, karena dia yakin Allah akan memberikan yang terbaik baginya apabila kita tahu dan mengikuti alur yang allah ridhoi. Ketika kesabaran dan keikhlasan menjadi landasan semua itu, maka suatu saat sebuah penantian tertunda akan menghasilkan sbuah senyuman yang manis.

-THE END –

Alhamdulillah akhirnya selesai juga….
Dikamar yang sempit dan panas, kamis 12:02

5 thoughts on “– Nyanyian Keteguhan Hati -bag.2

  1. /(“,)\…dieeeeengggg entahlah sebenarnya aku ini ketipu atao apa..
    yang jelas setelah baca ini aku ngakak polll,,
    gak tahu ,.pengen saja..ehmm ya selalu aku bilang bahwa setiap diri orang itu unik,.tul gak mbak..hehhe
    ehm,…semoga mbak Ade mendapat yang terbaik ya mbak…
    mendapat lelaki yang sholeh,.sesuai harapan mbak Ade,..amin🙂

    1. Iya dek, setiap org psti pnya cerita sendiri, Dan Allah jg akan memudhkan urusan semua org.. Sehingg ap yg diinginkan tercapai. Dan keingunan + usaha it yg mmbuat setiap org berbeda. Suksess buat hamim jug, smga hidup hamim mnjadi luar biasa.🙂

your comment :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s