Krisis BBM !!!

Beberapa hari ini, tanjung balai karimun mengalami krisis BBM. Sudah seminggu ini harga bensin 1 liter dipatok dengan harga 10k, dan antrian di SPBU dan kios bensin amat panjang. Sebenarnya saya ga bisa berspekulasi dengan pemikiran sendiri siapa yg salah dalam hal ini, apakah pemerintah? ataukah masyarakatnya?

Tebing-20130110-01327Kenapa saya beranggapan pada pemerintah? hal ini didorong karena SPBU yg tersedia didaerah ini hanyalah satu, sehingga orang berbondong-bondong untuk mengisi di SPBU yang bermerek “BENSIN ORIGINAL PERTAMINA”. Awalnya pembangunan SPBU di sini amat susah dalam proses perijinan. Pemerintah tidak memberikan ijin karena khawatir pada nasib kios kaki lima, tapi alhamdulillah akhirnya perijinan pun telah disetujui. Kenapa antrian SPBU amat panjang dan antriannya mengambil area jalan raya? Masyarakat sekarang sudah mulai khawatir ketika harus  mengisi di kios bensin. Mereka khawatir karena ada sebagian kios (beberapa) yang mencampuri bensin dgn minyak tanah agar kelihatan banyak. Dan bukan rahasia umum pula jika harga 10k tidak mencapai 2 liter. Walaupun demikian, kios kecil menjadi malaikat kepada para pengguna motor yg rumahnya jauh dr SPBU, dan malaikat bagi pengguna motor yang malas dengan antrian SPBU yang panjang.

Anggapan kedua pada masyarakat adalah oknum yang terlibat sebagai distributor atau agennya. Karimun merupakan pulau kecil di kepulauan riau, sehingga segala kebutuhan dipasok dari luar jawa melalui transportasi laut dengan biaya transportasi yang lumayan mahal. Hal ini akan berdampak pada harga barang dan BBM menjadi salah satu objek usaha ini. Minggu ini merupakan long weekend karena perayaan hari natal 2012 dan tahun baru 2013, dimana banyak hari cuti bersama. Proses delivery barang pun akan terhambat, dan BBM yang ada akan mulai menipis. Mereka yang mempunyai persediaan barang sengaja menyimpannya, sehingga kondisi ‘terdesak’ pun tercipta. Dan akhirnya harga BBM pun naik dengan alasan “minyak belum datang”.

Tebing-20130110-01329Entah sampai kapan kondisi ini akan terus terjadi, sedangkan populasi di karimun semakin bertambah dimana karimun akan menjadi daerah industri. Jumlah penduduk semakin banyak maka pengguna sepeda motor/mobil akan bertambah, dan konsumsi BBM akan meningkat pula. Mungkin hal ini tidak akan terjadi apabila SPBU di karimun lebih dari satu. Tapi info yang saya dapat (benar apa ga), pembanguanan SPBU yang baru akan segera terealisasai. Semoga berita itu benar adanya,, amin..

Jadi, saya tidak bisa menyalahkan pada satu pihak saja. Siapapun yang terlibat dengan keadaan ini harus bertanggung jawab, dan harus benar-benar serius mengamati kondisi sekarang ini, serta mencari solusi yang terbaik bagi semuanya. Jangan sampai membuat investor resah dan ga nyaman berada disini, sehingga mereka akan menarik diri kembali atau menjauh dari karimun karena kondisi ini, dan semoga saja tidak!

Maaf jikalau opini saya, ada yang merasa terganggu atau terusik. Saya hanya berpendapat sesuai denagan pengamatan saya, karena tulisan ini bersumber pada pengalaman dan hati saya yang merupakan bagian kecil dari masyarakat yg resah. Saya merasa resah karena motor sizuka saya sering kehausan, maklumlah motor saya agak sedikit “Matre” , boros banget!! Hahaha ya iyalah, saya sring bawa ngebut antara 55 – 90 km/jam.😀

your comment :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s