Masak-Masak Episode 2 Berhasil

Kegiatan masak-masak ini sudah 2 minggu yang lalu sih. Cuman saya baru sempat nulis disini😀. Sebelum saya bercerita masak-masak episode 2, saya mau menceritakn episode 1 dulu😀.

Episode 1

Ini pertama kalinya saya beserta teman-teman disini memasak. Ide ini terlintas dipikiran saya setelah kamar saya dijadikan basecamp tempat ngumpul. Mumpung di hotel saya lengkap dengan dapur yang bisa dikatakan apartment, apa salahnya digunakan untuk ngumpul bareng sama abang-abang, mas-mas, dan mbak-mbak disini. Otak saya berfikir, enaknya masak apa ya makanan yang kita pengen makan dan ga ada disini? Akhirnya saya dan mb jumri (dua makhluk hawa yg manis diantara para2 kaum adam) sepakat untuk memasak mie ayam. Kegiatan ngumpul ini bertepatan dengan perpisahan mb jumri dan edo jalil yang akan di deportasi ke Indonesia (25 Nov). Visa mereka ga bisa diperpanjang slama 3 bln, jadinya mereka harus balik ke tanah air setelah dua bulan disini. Mereka memakai visa tourist yang berlaku hanya 2 bulan, dan bisa diperpanjang hanya 1 minggu. Jika mereka pengen kembali kesini lagi, mereka harus balik ke indonesia dulu selama 1 bulan dan baru boleh datang ke UAE. Beda dengan saya yang memiliki Visa visit dengan jatah tinggal disini selama 90 hari atau 3 bulan, dihitung dari tanggal kedatangan.

Kembali ke masak-masak. Jujur, saya jarang banget masak, tapi karena niat pengen ngumpul, slogan “makan ga makan yang penting ngumpul” kayaknya sudah ga bisa lagi dijaman sekarang, dan slogan yang berlaku “ada makanan baru bisa ngumpul”  hahaha.  Untuk membuat mie ayam, saya mengoogling dulu resepnya. Begitu banyak resep yang ada di mbah google, akhirnya satu pilihan tertuju pada satu situs dengan resep seperti dibawah ini.

Bahan:
1/2 kg mie ayam (siap dibeli di pasar)
100 ml Minyak ayam
100 ml Kecap asin
300 gr Daging ayam direbus dan dipotong kotak
3 sdm Kecap manis
2 sdm Kecap Ingris
2 batang Daun bawang dirajang
Caisin, penyedap dan bawang goreng secukupnya.

Bumbu yang dihaluskan:
3 siung Bawang putih
5 buah Bawang merah
1 sdt Ketumbar
3 cm Kunyit
3 cm Jahe
4 butir Kemiri

Bahan Kaldu:
2 liter Air
1/2 kg Tulang ayam
1 sdt Garam
1/2 sdt Lada bubuk

Cara membuat :
Kaldu: air direbus hingga mendidih, masukkan tulang ayam, rebus dengan api kecil hingga kaldu beraroma harum. Tambahkan lada bubuk dan garam. Tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum dan matang, masukkan ayam, tumis hingga bumbu menyerap ke dalam ayam,tambahkan penyedap, tumis sebentar, angkat, sisihkan. Masukkan 2 sdm minyak ayam ke dalam mangkok, 1/4 sdt penyedap.
Rebus mie dan caisin yang telah dirajang hingga matang, angkat dan letakkan di dalam mangkuk yang telah terisi dengan bumbu, masukkan ayam 2 sdm.Taburkan bawang goreng dan daun bawang yang telah dirajang.

Catatan:
Kunci kelezatan mie ayam ada pada minyak ayamnya.
Cara membuat: ambil kulit ayam dan lemaknya, panaskan dengan api kecil diatas penggorengan, tambahkan 2 siung bawang putih digeprak, panaskan hingga seluruh minyak keluar dari kulit dan lemak ayam, minyak siap untuk digunakan.
MIE AYAM

Saya sudah mencari bahan semuanya disini, tapi sayang sekali… semua bahannya sulit ditemukan. Jadi, bumbu yang tersedia di meja dapur saya adalah bawang merah, bawang putih, kecap manis, ayam, ketumbar, cabe, merica, sawi dan daun bawang, oh ya saya juga memasukkan lengkuas sedikit sebagai aroma, sedangkan mie nya diganti dengan mie nya indomie hahaha.

Semua bahan telah kami siapkan. Saya bingung mau menghaluskan ketumbar yang masih berbentuk bulat ini, saya menelepon mas iyan untuk meminta tolong meminjamkan blender nya mas rio. Eh pas mas iyan dan mas rio sekeluarga tiba ke kamar kami yang baru pulang dari jalan-jalan, mas iyan ga bawa tuh blender. Tau gak, mas iyan keluar, terus datang dengan membawa blender baru. Hyaaa…. mas iyann baik banget sih, bela belain beli blender untuk acara ngumpul yang sederhana ini. Dasar mas e orang baik sih!!! Saya dan Jumri yang berada di dapur spontan sungkan bange, akhirnya kami membuat tekad “Pokoknya mie ayam malam ini harus berhasil apalagi menggunakan blender baru, jangan sampai status wanita kami dipertanyakan!!” hahahaah. Setelah menumis ini itu, saya juga membuat sambal ijo khas buatan mama saya, saya yakin sambal ini pasti mantap. Apa ga mantap, cabe dan tomat digoreng kemudian di ulek di dalam mangkok menggunakan sendok. Keriting tangan saya dibuatnya… maklumlah ga ada ulekan disini.

Dalam 1 jam dengan mengikuti jejak langkahnya si resep, TAARRAAA….. semua makanan kami selesai. Alhamdulillah ternyata kata mas mas sini rasanya sudah seperti mie ayam dan sambalnya mantap pueedess pol. Yesss kami berhasil dan status wanita kami tidak perlu dipertanyakan,,, huahauauauaau *ketawa bahagia

Makanan habis, acara pun selesai. Nah lanjut episode kedua.

Episode 2

Dikarenakan bahan makanan masih banyak dikulkas, sedangkan saya ga suka makan malam dan warisan bahan dari edo dan mb jumri masih banyak pol, akhirnya saya membuat acara makan-makan bersama lagi. Malam ini cukup saya yang masak, saya sudah merencanakan untuk masak main course “Semur Telur” *gaya banget pake english segala*. Dengan berbekal sms dari kakak yang berbunyi :

Tumis bwg merah & bwg putih masukan bumbu sop kecap terus masuka air, garam, gula, terlur pecah kan satu satu kedalam air tadi kalau ada tomat masukan tak ada pun nggak apa2
Bumbu campak: cengkeh, buah pala, bulat2 putih ada kembang bunga, merica kalu nggak ada nggak apa nggak pakai cuma ambil harum nya aja…….

Nah lo,,, pasti bingung gimana membuatnya, untungnya saya sering disuruh membantu emak didapur. Jadi, saya ga bingung, dan hasilnya…… TAAARRRAAAA……. saya berhasilll lagi. Saya mengundang Mas iyan, Bg lister, Sapril, Pak Rudy (gak hadir), dan Mas Feliks (gak hadir) pada pukul 08.00pm. Saya memasak semuanya mulai pukul 06.00pm dan makanan sudah jadi semua tepat pukul 08.00pm. Saya bahagiaa dan tersenyum puas!!!

Ketika saya memasang status keberhasilan memasak saya… si indah men-komen “Udah pandai lah de masak sekarang ya, sudah boleh lah tu belaki (red:bersuami)”. Hahahahaha Amin… amin.. amin… 99x *it saja yg bs diucapkan.

Ramada, 01:29 am

This slideshow requires JavaScript.

4 thoughts on “Masak-Masak Episode 2 Berhasil

your comment :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s