Akhirnya Selesai Juga N5M-nya

  Buku ini sudah populer dan best seller sejak tahun 2010, tapi baru sempat saya beli sekitar bulan februari 2011 di jakarta, nitip sohib saya si Meirintul (nama asli si meriina, anak suroboyo asli). Saya ga suka minjam, mending beli bukunya. Bukan sok sokan, hal itu dikarenakan saya sudah ga bisa lagi menamatkan novel dalam satu minggu. Sekarang sangat sulit, karena kesibukan kerja dan ketika pulang kantor saya sudah letih. Alhasil, seminggu sekali saya mencoba mencicil membaca buku ini. Pulang dari Jakarta, saya masih belum juga menyelesaikan buku ini, dan sampai akhirnya saya harus mission kerja ke Sharjah pun masih belum selesai. Saya membawa buku ini saat mission (tugas kerja) sebagai teman dikala sepi di kamar. Akhirnya hari Kamis, 06 December 2011 pukul 22.00 waktu sini, saya menyelesaikan nya. Saya membacanya ketika istirahat dikantor, mumpung lagi puasa 10 muharram sehingga saya punya kesempatan utk membaca, dan dilanjutkan membacanya direstraurant hotel. Di kedua tempat ini, saya meneteskan air mata ketika membaca bab mulai dari “Rahasia Baso” hingga bab terakhir. Buku ini sungguh luar biasa hebatnya, saya terharu mebacanya, dan teman-teman wajib membacanya. Saya tidak akan menceritakan sinopsisnya disini, karena saya yakin teman-teman sudah membacanya terlebih dahulu daripada saya. tapi jika belum, teman-teman bisa baca sinopsis di link ini SinopsisN5M.

Ketika membaca buku ini, melihat sosok alif dan baso, saya mengalami seperti apa yang mereka rasakan. Si baso yang kehilangan orang tuanya dan belajar keras untuk mencapai apa yang dicita-citakannya, sedikit persis sama seperti saya yang sudah kehilangan ayah sejak kelas 4 SD, ibu saya yang hanya ibu rumah tangga dan ketika SMA saya harus membantu ibu berjualan kue untuk membantu kebutuhan sehari-hari, dari hal itu membuat saya bertekad  untuk kuliah di jawa walau saat itu tidak memungkinkan bagi saya untuk kuliah karena saya anak ke-6 dari 6 bersaudara, abg dan kk saya masih sekolah dan kuliah. Si alif anak merantau dari ranah minang, sama seperti saya darah minang namun lahir di pualu terpencil tanjung balai karimun, yang pergi menuntut ilmu meninggalkan kampung halaman, sama dengan diri saya yang kuliah ke kota pahlawan Surabaya yang pada waktu itu dengan bermodal hasil jualan emas ibu saya dan nekat pergi ke bandung sendiri untuk bisa ikut USM Unpad, dan akhirnya disana saya mendapat informasi saya diterima di jurusan teknik kelautan ITS beasiswa pemerintah provinsi, mungkin kalo saya tidak mendapat beasiswa maka saya tidak bisa kuliah dan merakasan kerja di bidang laut lepas pantai, offshore.

Saya meyakini diri saya untuk menjadi orang yang sukses dan bisa membanggakan ibu saya. Man Jadda Wajada, siapa yang bersungguh sungguh  akan berhasil, itu yang terukir dari novel ini dan saya percaya itu. Di novel ini saya juga menghayati nasihat Imam syafii: “Orang yang berilmu dan beradab tidak akan diam dikampung halaman. Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang”. Kemudian, saya mengingat ayah saya ketika Baso berkata “…Tahukah kalian, ada sebuah hadist yang mengajarkan bahwa kalau seorang anak menghapal Al-Quran, maka kedua orang tuanya akan mendapat jubah kemuliaan di akhirat nanti. Keselamatan akhirat buat orang tuaku…” Astagfirullah, saya mengingat berapa hafalan saya saat ini, dan saya inging berusaha seperti Baso dengan membalas jasa kepada orang tua. Buku ini banyak membuat saya untuk lebih mengintropeksi diri…

Selain it, kisah randai dan alif seperti masa lalu saya yang sama, saya mempunyai sahabat dekat dan bersaing dalam segi apapun, baik dalam segi pelajaran sampai dengan soal percintaan hahaha. Namanya Indah hermansyah putri, S.T. Kami selalu satu sekolah dari TK Aisyah, SDN 002 Karimun, SLTPN 1 Karimun, dan SMA Negeri 4 Binaan Karimun. Kalau saya sekelas dengan dia, dia selalu juara 1 dan saya juara 2, kalo beda kelas barulah saya juara 1. Dia pintar, tapi kalo dalam segi matematika, saya lebih pintar dibandingkan dia, hahahah. Indah lah yang memacu saya untuk berhasil, dan begitu sebaliknya, kami bersaing dengan cara yang indah (bukan nama) dan sehat. Pada akhirnya dia bisa masuk jurusan Geofisika ITB, dan saya masuk kuliah di ITS. Saya merasa masih dibawahnya dan membuat saya harus lebih berhasil dari dia. Jujur kami selalu membandingkan diri, tapi perbandingan ini kami jadikan pemicu semangat dan saling memotivasi satu sama lain.

Dan akhirnya saya mengungguli dia, saya dapat program pertukaran belajar 2 minggu ke Jepang, dan saya berhasil orang yg dulu pergi keluar negeri, dia mengucapkan “selamat ya de”. Dia ingin membalas juga saat dia mengikut IELSP ke Amerika, sayang dia belum berhasil padahal sudah tahap terakhir. Saya sedih mendengarnya. Tapi kami tetap mensupport satu dengan yang lainnya. Dia unggul dalam kuliah, dan akhirnya dia menyelesaikan 3 tahun 8 bulan di ITB, dan saya menyelesaikan 4 tahun di ITS *satu poin utk indah deh😀. Sampai di dunia kerja pun kita bersaing untuk mendapat yang lebih baik, dan kita ga sungkan untuk membagi informasi dan mensupport ketika test. Bidang yang kami geluti sama-sama di bidang Oil & Gas Company. Indah mendapat apa yang dicita-citakannya, dia bekerja di perusahaan terbaik owner Oil & Gas Company yaitu Exxon Mobil. Hal itu memacu saya, dan akhirnya saya bisa bekerja di perusahaan terbaik EPC Oil & Gas Company yaitu Saipem ENI Group. Kami bahagia dengan prestasi yang kami dapatkan.

Dalam dunia kerja pun kami mendoba untuk membuat sebuah prestasi lagi. Akhirnya indah nyusul saya ke luar negeri. Indah mendapat Training ke Australia selama seminggu. “Ade,,,, aku mau dikirim ke Australia de” Ucapnya bangga. Hahahaha…. saya senang sekali. Saya juga tak mau kalah dalam dunia kerja tempat saya bekerja, alhamdulillah baru 11 bulan bekerja disini, saya dikirim selama 3 bulan mission ke Sharjah, UAE. Dan indah adalah orang pertama yang saya kabari, “Indah,,, mohon doanya aq mau dikirim ke sharjah dekat Dubai”, Indah bahagia dengan berita dari saya. Ketika Indah mendapat informasi, dia sudah berada di Colorado, Amerika, dalam tugas menyelesaikan Master Degree yang dibiayai full oleh Exxon. Saya bangga dengan indah, sukses terus sahabat ku :*.

Terimakasih kepada indah yang selama ini telah memacu hidup saya, kita selalu bersama, kecil bareng sampai dengan sekarang, dan terimakasih juga sudah menjadi sahabat yang baik. Saya sekarang masih Bachelor, dan suatu hari saya juga akan menyusul Indah untuk Master Degree di negara yang sama atau berbeda,,, Man Jadda Wajada…. Kun fayakun…. Bismillah..

Mohon doanya juga teman, agar impian saya jg tercapai seperti indah. Tapi gara-gara penggalauan massal akibat udah kebelet pengen nikah, maklum sudah masuk usia untuk siap menikah, saya berpikiri kembali untuk sekolah. Semoga saya mendapat calon suami yang memberi izin saya untuk sekolah lagi dan tidak melarangnya… amin….

Negeri 5 Menara telah membawa saya kembali ke masa lalu, lebih mengintropeksi diri, dan membrikan struman semangat tuk mengejar impian-impian yang sudah saya tulis…🙂 Jazakillah

Ramada Sharjah, 11:30pm
06 December 2011

16 thoughts on “Akhirnya Selesai Juga N5M-nya

  1. Anjir, sedih aku bacanya. Si Indah memanglah, makan apa tuh anak sampai susah gitu disaingin. Hahaha.. Aku bangga mempunyai sahabat seperti kalian. Sukses terus untuk kalian wahai sahabt-sahabatku.
    Jangan pernah kalian lepas jilbab kalian, sesungguhnya anak wanita yang dengan sengaja menampakan auratnya, itu sama saja mendorong sang ayah perlahan-lahan menuju neraka.
    Aku bangga sama kalian, mungkin untuk saat ini aku belum bisa seperti kalian, maybe one day, aku bisa seperti kalian. Kalau, pun, bukan aku.. Anak aku kelak akan seperti kalian.
    Pelukkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk kalian semua🙂

    1. hahaha… iya dit. insyaallah, kami akan brsusaha menjaga hijab kami.
      amin…makasih adit, iya kita sama2 berdoa agar nanti kelak anak2 kita bs mengukir prestasi di hidup mereka, dan kita jg bs mmbuat prestasi mnjadi orang tua yang bs mencetak generasi yg berkualitas..🙂 *huge hug…

  2. keren nich persahabatannya sampai saingan gitu,ah….mulai cari saingan buat prestasi ah…😀

    n5m memang bisa menginspirasi seseorang untuk bersaing dan mengapai mimpi yang tertinggi mbak ya?

    Moga impiannya tercapai deh,dan salam kenal juga ….kayaknya kunjungan pertamax nich:mrgreen:

    1. terimakasih udah berkunjung…. salam kenal juga ya. Iya, bagus banget tuh buku, orang biasa bs menjadi luarbiasa krn keyakinan usaha mrk. coaba baca bukunya atao nunggu filmnya aja bulan januari udah keluar.. ….:)

  3. subhanalloh mbak Adeeeeeeeeeeeeeeeeeee,…
    rasanya sepenggal kisah diawal hampir sama,..
    tapi entahlah..di tengah perjalanan aku baca tulisan ini aku malu,..
    TTT_TTT
    ehm,..banyak intropeksi diri..
    …….tulisan ini menginspirasi,…
    Alhamdulillah,..segala puji bagi Alloh yang mempertemukanku dengan mbak…
    mbak Nita, mbak Nonny,.mbak Byut..Rizky ,mbak Ima..serta sodara-sodaraku..yang lain..:)

    1. 🙂 trimakasih hamim. Mb juga bahagia banget bs bertemh dan berkumpul brsama dgn teman2 Kammi, ada aliran darah yg kuat dgn klian, mngajarkan arti ukhuwwah. Pokoknya kita sama2 hrs berusaha utk menjadi org berhasil. Tentunya “be success coz Allah”

    1. Hahahah, iy ya. Nanti mb coba setting ulang avatar nyaa. tp kan aslinya emang serem *becanda. Hahahah. Orang aslinya serem krn pikiran ny yg luarbiasa, sikap yg luarbiasa, dan kecil2 si cabe rawit. :*

your comment :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s