SEBUAH TISU TOILET…

Mungkin judul yang aneh,, tapi saya ingin sedikit menanggapi tentang sebuah tisu toilet dan toilet itu sendiri karena saya sering cangkrukan di toilet hehehe. Didaerah Indonesia tisu toilet dibuat dan dipakai dalam rest room (lawas krik krik), tapi seringkali digunakan di berbagai warung untuk sebagai pembersih piring makanan, meja, dan ada juga untuk membersihkan lantai. Hmm, itu lah Indonesia asal bisa digunakan apapun dan murah akan dipakai dan tidak melihat fungsi benda tersebut. Berbagi pengalaman ketika berada di Jepang, Jepang sebuah Negara yang teratur dan nyaman.. sepadat-padatnya kota Jepang tapi tetap teratur dan bersih. Hal ini dikarenakan Orang Jepang patuh terhadap peraturan Negara. Kalau di Indonesia peraturan dibuat bukan untuk dipatuhi, malah dilanggar, sampai ada sebuah slogan “Peraturan dibuat untuk dilanggar”. Entahlah apa yang ada dipikiran orang Indonesia, mungkin karena kreatifnya orang Indonesia. Berhasil lari dari kejaran polisi, menjadi sebuah kepuasaan sendiri bagi mereka (hanya sebagian kecil orang Indonesia).

Kembali masalah tisu,toilet dan Jepang. Budaya jepang adalah bertanggung jawab terhadap barang yang dimiliki, barang yang dipakai dan memperhatikan seksama tentang fungsi dari sebuah benda. Contohnya toilet dijepang, baik dirumah, distasiun, di tempat umum, semuanya dalam keadaan bersih dan harum bahkan toilet umum itu GRATIS. Hal itu tak hanya dijepang saja bisa kita temukan, di berbagai Negara juga, tp di Indonesia kenapa ga bisa seperti itu??? Hanya tempat yang mewah saja keadaan nyaman di toilet bisa dirasakan. Ketika saya berkunjung ke sebuah Mall Surabaya, sebuah Mall yang saya bilang cukup mewah., saya masuk kedalam WC dan seperti biasa membayar ticket dulu sebelum masuk, alangkah terkejutnya ketika melihat dalam WC yang di desain mewah tp kotor dan becek. Tisu yang setelah dipake berjatuhan karena tidak cukup dalam tong sampah/kelebihan kapasitas. Saya saat itu merasa jijik, apalagi tidak ada air di dalam toilet dan hanya menggunakan tisu. Akhirnya niat saya untuk menggunakan WC, saya urungkan. Sampai sebuah lontaran dari Cewek keturunan Tiong Ha “Duh kok gini, udah bayar,,, tp tetap kotor”. Berarti itu tidak seimbang…. Mungkin sifat Indonesia yang ingin mengikuti style diluarnegeri tp tidak tahu penempatannya.


Di jepang, tisu yang dibuat oleh mereka sangat berbeda dan khusus, sehingga ketika selesai memakai tisu tersebut tidak dimasukkan kedalam tong sampah, namun dimasukkan didalam lubang WC (Ups Maaf). Pasti kita semua heran,, ternyata bahan tisu yang mereka buat dengan desain khusus itu mudah larut kedalam air dan juga tidak mengotori/membuat sampah baru. WAh.,. luar biasa mereka. Sehingga keadaan WC mereka tidak kotor dan tetap dalam keadaan kering serta harum. Kondisi Toilet seperti ini, semuanya sama di jepang, baik umum maupun tidak, dan satu lagi…. Toilet disana GRATIS . Hmmm…Kapan ya Toilet umum Indonesia bersih, ga bau, dan gratis??? Tapi yang pasti,,,, sifat yang harus tumbuh di masyarakat Indonesia, yaitu punya rasa KESADARAN… kesadaran untuk menjaga lingkunganny supaya bersih dan nyaman. (ad)
23 Februari 2010

your comment :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s